SEJUMLAH negara Islam di Eropa, Amerika, Afrika dan beberapa
negara di Asia, termasuk Malaysia dan Jepang merujuk ketetapan kerajaan Arab
Saudi yang menetapkan awal ramadan jatuh pada Jumat (20/7) besok.
Dalam laman The Astronomical
New Moon, situs rujukan para penganut aliran Islam Global, juga melansir bahwa
1 ramadan akan jatuh pada hari esok.
Kelompok
Islam global yang menginginkan agar umat Islam di seluruh dunia bersatu, baik
dalam penggunaan kalender hijriyah dan syariah, termasuk menaati hukum Islam
dari Quran dan Sunnah. Kelompok ini mengabaikan faktor Islam lokalitas,
termasuk penentuan hari besar Islam.
Council on
American-Islamic Relations (CAIR) yang merupakan kelompok advokasi Muslim
Amerika terkemuka telah menyerukan kaum Muslim secara nasional untuk menyiapkan
sahur di dini hari nanti, Jumat (20/7). Demikian juga dengan Federasi
Organisasi Islam Eropa (FIOE) dan Dewan Fatwa Eropa (ECFR) juga mengumumkan
secara astronomis, awal ramadan tahun ini jatuh pada 20 Juli 2012.
"Untuk meningkatkan hubungan antarumat
beragama, sangat penting muslim amerika menjangkau tetangga mereka dari semua
keyakinan untuk menawarkan informasi yang seimbang dan akurat tentang Islam dan
komunitas muslim," kata Nihad Awad, Direktur Eksekutif Nasional CAIR dalam
siaran persnya.
Mesir dan Turki juga
telah menyatakan bahwa 20 Juli sebagai awal puasa ramadan. Lembaga riset
nasional astronomi dan geofisika Mesir menyatakan, menurut perhitungan
astronomis, bulan puasa Ramadan 1433 H/2012 M akan dimulai hari Jumat, 20 Juli
2012.
Masyarakat Muslim di
Amerika Utara, Kanada dan Afrika, seperti Nigeria juga telah menetapkan 20 Juli
2012 sebagai awal Ramadhan berdasarkan perhitungan astronomi.
sumber : tribunnews.com



0 komentar:
Posting Komentar