Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net

Rabu, 18 Juli 2012

Jelang Ramadan, Situs Porno Gencar Diblokir


Compact_situsporno

JAKARTA - Jelang bulan puasa Kementerian Kominfo memblokir situs pornografi berdomain luar negeri dan menutup situs pornografi berdomain dalam negeri.
Hingga akhir Juni lalu Kominfo sudah memblokir 835.494 situs pornografi berdomain luar negeri. Sedangkan, hingga akhir Desember 2010 Kominfo memblokir 833.107 situs ponografi.

"Angka-angka ini bisa berarti ada situs yang sudah mengubah nama, tapi dengan konten lama muncul lagi. Mereka muncul setelah kami blokir. Juga ada situs baru muncul," kata Direktur e-Business Kementerian Kominfo Azhar Hasyim, Rabu (18/7).



Khusus situs pornografi yang domain asalnya bukan dari Indonesia, pemerintah hanya bisa memblokir, tidak bisa menutup situs. Pada situs pornografi berdomain dalam negeri, yakni .co.id, pemerintah bisa menutup situs.


Catatan Kominfo, hingga saat ini sudah 900.000 situs berdomain Indonesia ditutup. Menurut Azhar, rata-rata setiap hari pemerintah memeriksa situs yang mengandung konten pornografi. Kebanyakan situs merupakan hasil aduan masyarakat. Kominfo juga menggandeng penyedia layanan Internet (Internet service provider/ISP) untuk memerangi situs pornografi.


Hari ini Kominfo mengumpulkan 12 ISP untuk mengevaluasi kerja ISP dalam menutup akses ke situs pornografi. Di pertemuan itu para ISP mendemonstrasikan bahwa pihaknya telah memasang penyaring untuk konten pornografi. 


“Dari hasil demonstrasi, semua ISP sudah menutup akses ke konten pornografi. Langkah ini tidak hanya kami lakukan jelang bulan Ramadhan, tapi terus-menerus kami lakukan,” tutur Dirjen Aplikasi dan Telematika Kementerian Kominfo Ashwin Sasongko.


sumber : bisnis.com

0 komentar:

Posting Komentar